Cirebon - Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Ke...
Cirebon - Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemdikbud) Mustaghfirin Amin mengatakan telah ada koordinasi dengan kementerian lain terkait fokus pengembangan kemaritiman.
Pada 2015, akan dimulai pengembangan SMK Maritim, hingga ada beberapa sekolah yang dijadikan sebagai sekolah rujukan.
Kemdikbud telah menetapkan 10 SMK Perikanan dan Kelautan Unggulan sebagai SMK Percontohan, yaitu di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Maluku, Tual, Sulawesi Utara dan SMKN 1 Mundu Cirebon.
"Kita akan membuat standar, yang seperti sertifikasi untuk menentukan kualitas, dalam supaya SMK, " kata Mustaghfirin pada Seminar Sinergi Pengembangan Pendidikan Kelautan dan Perikanan di Asia Tenggara, di SMK Negeri 1 Mundu Cirebon, Jawa Barat, Selasa (3/3).
Menurutnya, keberadaan SMK dengan kualitas baik dapat memutuskan mata rantai kemiskinan, walaupun hanya setahap demi setahap yang dapat dilakukan.
Standar yang akan diterapkan, tidak hanya dari bentuk kurikulum, guru dan fasilitas, tetapi siswa akan dibekali oleh keterampilan berbahasa asing, sehingga kedepannya kualitas dari lulusan SMK memenuhi kebutuhan lapangan.
Ada beberapa negara seperti Jepang, Taiwan, Korea dan lainnya, telah memberi sinyal akan memperkerjakan lulusan SMK Kemaritiman dari Indonesia. Namun, yang menjadi kendala, hingga saat ini, SMK masih perlu tenaga guru profesional untuk memenuhi kebutuhan.
Kepala Sekolah SMK N 1 Mundu Cirebon, Ecep Jalaluddin mengatakan sekolahnya masih memerlukan banyak tenaga pendidik profesional.
Meskipun telah tersedia guru mata pelajaran, tetapi masih memerlukan tenaga pendidik yang berasal dari kalangan profesional kemaritiman. Seperti ahli teknik kapal penangkap ikan, ahli nautika kapal, teknik pengolahan dan budiya ikan.
"Untuk Ahli Nautika Kapal Penangkap Ikan (Ankapi) dan Ahli Teknik Kapal Penangkap Ikan (ATKAPI) minimal kita butuh empat," katanya.
Penulis: Maria Fatima Bona/FQ
Dikutip dari: http://www.beritasatu.com/pendidikan/254005-kemdikbud-mulai-fokus-kembangkan-smk-kemaritiman.html

COMMENTS